SMAN 2 Abdya Kembangkan Otomasi Perpustakaan

oleh -350 views
perpustakaan

BASAJAN.NET, Blangpidie- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA) Negeri 2 Aceh Barat Daya (Abdya), melakukan terobosan baru dengan melakukan otomasi sistem perpustakaan.

Kegiatan yang berlangsung selama sejak 13-15 Juni 2020 itu, bekerjasama dengan Aceh Library Consultant (ALC) dan Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Loading...

Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Aceh Abdya, Marzuki, Ahad, 14 Juni 2020 mengatakan, pengembangan sistem otomasi perpustakaan merupakan bagian dari program prioritas tahun 2020, guna meningkatkan layanan dan kemudahan dalam temu kembali informasi.

Ia menyampaikan, pengembangan perpustakaan sebagai tindaklanjut realisasi program kerjasama antara SMA Negeri 2 Abdya dengan ALC dan Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Marzuki menuturkan, di era teknologi informasi saat ini, mendorong setiap perpustakaan mengimplementasikan teknologi untuk berbagai kemudahan dalam manajemen pengelolaannya.

“Ke depan, Perpustakaan SMA Negeri 2 Abdya siap untuk diakreditasi dan menjadi tempat favorit warga sekolah,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya sistem otomasi perpustakaan membuat para siswa betah saat berkunjung ke perpustakaan. Karenanya, pihak sekolah berupaya membuat perpustakaan senyaman mungkin.

Sementara itu, koordinator pengembangan Perpustakaan SMA Negeri 2 Abdya, Ahmad Ricky Baidhawi menjelaskan, kegiatan pengembangan perpustakaan sebagai salah satu bentuk tanggungjawab dan upaya mahasiswa dan alumni Ilmu Perpustakaan yang tergabung dalam ALC untuk mewujudkan program pengembangan perpustakaan sekolah berbasis web.

Ricky mengatakan, pengembangan yang dilakukan setidaknya bisa membantu rutinitas pengelolaan administrasi dan manajemen perpustakaan. Mulai dari kegiatan pengolahan, sirkulasi, inventaris koleksi, statistik pengunjung dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Ia melanjutkan, selama tiga hari pihaknya fokus melakukan pengolahan seluruh koleksi mulai dari entri, penempelan label dan barcode dan pembuatan kartu perpustakaan untuk mendukung penerapan otomasi.

Ricky mengatakan, untuk integrasi koleksi dari manual ke otomasi menggunakan aplikasi SchILS, sistem otomasi perpustakaan berbasis SLiMS yang khusus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan perpustakaan sekolah. 

“Ke depan, untuk pengembangan kita akan meng-online-kan sehingga dapat diakses oleh semua pengguna tanpa harus ke perpustakaan,” kata Ricky.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *