Sempat Vakum, Pengurus PPI UniSZA Kembali Terbentuk

oleh -1.136 views
Mahrujal Ketua PPI UniSZA yang baru. FOTO: BASAJAN.NET/ISTIMEWA

BASAJAN.NET, Kuala Trengganu- Setelah mengalami kekosongan (vakum) pengurus beberapa waktu, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA) Terengganu Malaysia, akhirnya kembali terbentuk, Senin 28 Oktober 2019.

Ketua Panitia Mubes PPI UniSZA 2019, Indra Martian mengatakan, pemilihan ketua dan pembentukan kepengurusan yang baru dilakukan melalui Musyawarah Besar (Mubes).

Loading...

“Mubes ini merupakan keinginan teman-teman pelajar Indonesia, dimana telah beberapa lama mengalami kekosongan pengurus,” ujar Indra, dalam rilis yang diterima Basajan.net, Senin 28 Oktober 2019.

Ia menuturkan, pada Mubes tersebut, hak suara bukan hanya diberikan oleh mahasiswa yang ada di UniSZA, tapi juga para mahasiswa yang saat ini tengah berada di Indonesia.

“Kita menggunakan sistem suara perwakilan dari setiap provinsi di Indonesia, dimana untuk setiap kelipatan tiga mahasiswa mendapat satu suara,” terangnya. 

Indra menyampaikan, setelah proses pendaftaran, penyampaian visi dan misi dan perhitungan suara, Mubes memutuskan Mahrujal Mahru sebagai Ketua PPI UniSZA yang baru. 

Mahrujal Mahru mengungguli tiga kandidat lainnya, yaiti Muhammad Deny, Syamsul Arifin dan Mega Oktaviani. 

Mahrujal mahasiwa Indonesia asal Aceh, alumni Universitas Malikul Saleh Lhokseumawe. Saat ini tengah mengambil program master di Fakulti Manajemen dan Bisnis UniSZA. 

“Ini semata-mata untuk membantu para pelajar Indonesia dalam menyelesaikan pendidikannya di Malaysia,” ujar Mahrujal.

Ia menjelaskan, kekosongan kepemimpinan PPI UniSZA selama beberapa semester, sangat berpengaruh terhadap kepentingan mahasiswa. Terlebih, saat kegiatan-kegiatan resmi tidak bisa mewakili pelajar Indonesia secara formal.

Menurutnya, PPI merupakan lembaga formal yang diakui KBRI. Hal ini akan memudahkan pelajar Indonesia di Malaysia dalam menjalin kerjasama, baik dengan pihak kampus maupun pemerintah Indonesia.

“Sebagai pelajar diperantauan, kita harus selalu bersatu dan bekerjasama untuk keberhasilan kuliah,” serunya.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *