Perpustakaan Harus Sejahterakan Masyarakat

oleh -180 views
Ketua PD IPI Aceh, Nazaruddin Musa sedang menyampaikan materi pada Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Gampong, Senin 6 Desember 2021. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)
Ketua PD IPI Aceh, Nazaruddin Musa sedang menyampaikan materi pada Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Gampong, Senin 6 Desember 2021. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Jantho- Paradigma perpustakaan harus terus diubah, yang awalnya dianggap sebagai gudang buku, menjadi media peningkatan kemampuan dan kualitas hidup masyarakat, menjadi lebih baik dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD IPI) Aceh, Nazaruddin Musa pada Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Gampong Kabupaten Aceh Besar di Aula Wisma Atlet, Senin, 6 Desember 2021.

Nazar mengatakan, pengelola perpustakaan gampong bukan hanya menunggu pengunjung datang, namun harus mampu bergerak aktif mendorong masyarakat untuk ambil bagian dan memanfaatkan perpustakaan desa secara positif.

Ia menambahkan, perpustakaan gampong membutuhkan orang-orang yang andal dalam mengembangkan perpustakaan, serta tidak pasif dengan pola kerja yang ada dan hanya bergantung pada pengguna.

Menurut Nazar, teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di perpustakaan Gampong dapat mengatasi persoalan tempat dan waktu, dengan hanya bermodalkan internet para pengelola perpustakaan gampong dapat mengunduh koleksi-koleksi gratis yang berhubungan dengan keperluan masyarakat. 

Di samping itu, dalam konteks inklusi sosial, penerapan TIK khususnya internet dapat membantu untuk mencari sumber referensi, baik dalam bentuk buku maupun video tutorial, bahkan panduan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, penerapan teknologi informasi juga dapat membantu mempromosikan produk-produk hasil inklusi sosial yang diproduksi oleh masyarakat, seperti memanfaatkan Instagram Facebook dan platform media sosial lainnya.

“Secara tidak langsung dapat menarik minat kunjungan khususnya anak-anak dan remaja karena layanan perpustakaan sudah sesuai dengan gaya hidup mereka,” tambah Nazar.

Bimtek yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar tersebut berlangsung hingga 9 Desember 2021.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.