Pangdam Ajak UIN Ar-Raniry Majukan Pendidikan dan Budaya

oleh -29 views
Pangdam IM, Achmad Marzuki (kiri) bersama Rektor UIN Ar-Raniry Warul Walidin. (BASAJAN.NET/NAT RIWAT)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Achmad Marzuki, mengajak segenap warga Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh untuk memperkuat pendidikan dan memajukan budaya bagi generasi mendatang.

Ajakan tersebut disampaikan Pangdam saat melakukan kunjungan kerja dan bersilaturrahim dengan warga kampus tersebut di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Kopelma Darusslam Banda Aceh, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Menurut Achmad Marzuki, di era digital saat ini, revolusi teknologi telah mengubah secara fundamental seluruh segi kehidupan masyarakat. Mulai dari cara hidup, bekerja dan berinteraksi dengan orang lain.

Hal yang sama juga terjadi pada institusi-institusi sosial, ekonomi, politik yang mengatur kehidupan masyarakat.

“Untuk itu, mari kita kuatkan pendidikan dan majukan kebudayaan yang ada di Indonesia, sebab dengan berbudaya maka pendidikan akan semakin kuat,” serunya.

Achmad menuturkan, sebagai lembaga pendidikan tinggi, UIN Ar-Raniry harus menjadi pusat keunggulan dalam bidang kajian dan pelatihan ilmu pengetahuan, terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Karenanya, lanjut Achmad, UIN Ar-Raniry harus memiliki menjadi elaborator untuk memberikan solusi dalam permasalahan yang dihadapi bangsa. Sebagai agen perubahan, UIN Ar-Raniry harus memiliki visi terbuka terhadap pengalaman dan berfikir di luar kebiasaan.

Kemudian, semua keluaran yang dihasilkan harus dapat dipertanggungjawabkan secara akademik dan realistis. UIN Ar-Raniry harus Independen, tidak memihak pada kelompok mana pun dan tidak mengenal SARA.

“Universitas merupakan miniatur dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana terdapat keberagaman yang merupakan hakikat Bangsa Indonesia,” paparnya.

Selain itu, Pangdam IM berharap, civitas akademika UIN Ar-Raniry memiliki posisi tertentu dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga mampu memberikan solusi pada setiap permasalahan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Warul Walidin mengatakan, kampus jantong hate Rakyat Aceh itu mengembangkan misi integrasi dan interkoneksi antara filosofi atau nilai-nilai keislaman dengan sains modern.

Begitu juga dengan teknologi, seni dan wawasan kebangsaan yang termuat dalam kurikulum dan budaya akademik.

“Sehingga dapat melahirkan lulusan yang kukuh religiusitasnya, cerdas, berakhlakul karimah dan yang paling penting berwawasan kebangsaan,” ujar Warul.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.