Muhammad Noza Wakili Aceh di PPAP 2022

oleh -83 views
Muhammad Noza Wakili Aceh di PPAP 2022
Muhammad Noza wakili Aceh di PPAP 2022. (BASAJAN.NET/DOK. PPAP).

BASAJAN.NET, Meulaboh- Rasa senang dan bangga dirasakan Muhammad Noza. Pemuda asal Aceh Barat itu terpilih sebagai delegasi Aceh pada Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2022 ke Papua Barat.

Noza menuturkan, PPAP merupakan program yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, melalui Pemerintah Daerah.

“Tahun ini peserta PPAP dari Aceh diambil berdasarkan cadangan PPAN tahun 2021 dan 2022,” ungkap Noza, Kamis, 30 Juni 2022.

Noza mengatakan, sebelumnya dirinya telah mengikuti serangkaian seleksi, mulai dari seleksi administrasi, tes tulis dan wawancara. Pada tahun 2021, ia terpilih sebagai cadangan tiga (3rd Runner Up) Indonesia – Korea Youth Exchange Program (IKYEP) program PPAN.

Pertukaran Pemuda Antar Provinsi merupakan program yang berupaya untuk meningkatkan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara di kalangan pemuda Indonesia.

Kegiatan ini mengangkat tema “Pemuda Membangun Desa” yang akan dilaksanakan di zona Barat dan Timur, yaitu Jawa Timur dan Papua Barat dari 34 provinsi di Indonesia. Nantinya, para peserta akan mulai mengabdi di daerah tempatan mulai 3 Juli hingga 5 Agustus 2022.

“Sudah tidak sabaran untuk mengabdi di tanah Papua dan bertemu dengan 33 wakil dari provinsi lainnya di Indonesia,” ujar alumni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh itu.

Awalnya Noza tidak mengira akan mendapat kesempatan baik untuk mewakili Aceh di ajang PPAP 2022. Namun ia percaya, setiap kerja keras dan usaha tidak akan pernah sia-sia.

If you try and fail, congratulations, most people don’t even try (jika Anda mencoba dan gagal, selamat, kebanyakan orang bahkan tidak mencoba),” ujar mentor videografi Basajan Creative School (BCS) itu penuh semangat.

Hal itu kemudian ia pegang teguh setiap kali mendaftar diberbagai program, baik lokal, nasional dan international. Noza meyakini, Allah akan selalu memberikan apa yang dibutuhkan hamba-Nya, bukan apa yang diinginkan.

“Makanya ketika kita gagal, sebenarnya itu bukan gagal, cuma tertunda aja,” lanjutnya.

.

Ingin Kenalkan Film Dokumenter

Sebagai pemuda yang memiliki skil di bidang videografi, Noza ingin membagikan pengalamannya untuk masyarakat di Papua Barat.

Dalam pandangannya, Papua Barat memiliki keunikan tersendiri dengan potensi luar biasa, seperti istiadat yang kental, destinasi wisata dan lainnya.

Karena itu, Noza berencana membuat pelatihan film dokumenter di lokasi pengabdian, sehingga pemuda di sana mampu mengembangkan potensi desa melalui film.

“Skill ini sangat menjanjikan dan dibutuhkan, terutama di era digital sekarang ini,” ujarnya. Selain itu, Noza berharap mampu membawa harum nama Aceh di tanah Papua Barat.

Tenaga Pendukung Teknis Kegiatan Bidang Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh, Fahry Purnama mengatakan, program PPAP bertujuan membentuk karakter pemuda Indonesia yang mandiri, unggul, dan berdaya saing.

“Sekaligus berjiwa kepeloporan, dengan semangat bergotong-royong dalam bingkai kearifan lokal yang hidup, tumbuh dan berkembang di masyarakat,” kata Fahry, Senin, 4 Juli 2022.

Ia berharap, delegasi Aceh dapat menjadi duta dan mengharumkan nama daerah dan menjadi contoh bagi para pemuda dari seluruh Indonesia yang mengikuti PPAP.

“Semoga para delegasi Aceh nanti mampu menyerap ilmu selama pengabdian, dan dapat diaplikasikan ketika kembali ke Aceh,” pungkasnya.[]

===============

WARTAWAN: MARIANI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.