Menristekdikti Minta Masyarakat Pantau Perguruan Tinggi

oleh -181 views
Menristekdikti Mohammad Nasir/OKberita

Meulaboh– Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menritekdikti), Mohammad Nasir meminta masyarakat untuk bersama-sama memantau keberadaan perguruan tinggi di daerah. Terutama tentang keberadaan kampus ilegal.

“Kampus ilegal tidak menjamin kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan,” ujar Mohammad Nasir, di sela-sela kuliah umum di Universitas Teuku Umar Meulaboh, Minggu 5 November 2017.

Menurutnya, harus ada pembenahan terhadap perguruan tinggi demi terciptanya sarjana berkualitas. Keberadaan perguruan tinggi yang tidak memiliki izin, sangat mempengaruhi kualitas sarjana yang dihasilkan.

Nasir mengimbau, seluruh perguruan tinggi swasta kecil yang ada di Aceh maupun di Medan agar bergabung melalui merger, untuk didorong perkembangannya seperti Universitas Teuku Umar, Universitas Syiah Kuala, Universitas Samudra dan Institut Seni dan Budaya Aceh.

Nasir melanjutkan, meskipun koordinator perguruan tinggi swasta di Aceh telah dimonitoring, Dikti berharap adanya pengawasan bersama antara masyarakat maupun pemerintah untuk melaporkan perguruan tinggi ilegal.

“Kalau ada perguruan tinggi di Aceh tidak terdaftar, laporkan ke kami. Agar bisa di tindak lanjuti,” tegasnya.[]

 

Editor: Junaidi Mulieng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *