Mahasiswa STAIN Meulaboh Gelar Pekan Mahakarya

oleh -916 views
PMM Stain Mbo
FOTO: BASAJAN.NET/ASHA AMIELLA

BASAJAN.NET, Meulaboh- Dalam rangka melestarikan kebudayaan Aceh, serta mengembangkan bakat dan minat generasi muda di Kabupaten Aceh Barat, Sanggar Seni Intan Payong Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, mengadakan Pekan Mahakarya Mahasiswa (PMM), Kamis, 31 Oktober 2019.

Kegiatan yang diadakan di halaman kampus STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Alue Peunyareng tersebut, diikuti puluhan peserta dari berbagai kampus dan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Aceh Barat.

Loading...

Selain seni budaya, kegiatan tersebut juga diisi seminar motivasi dengan tema “Show Your Main Works of Art” dalam melestarikan kesenian Aceh, pada 2 November 2019. Sekaligus menjadi rangkaian penutupan kegiatan.

“Kegiatan ini upaya untuk sosialisasi kampus di lingkungan pelajar dan pemuda di Aceh Barat,” ungkap Panitia Penyelenggara, Fathur Rizki yang juga Ketua Sanggar Seni Intan Payong.

Ia berharap, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dapat dikenal dikalangan masyarakat sebagai wadah pelajar dalam mengembangkan diri.

Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Erizar mengapresiasi kegiatan tersebut.

Erizar berpesan, agar mahasiswa terus berinovasi dalam menciptakan wadah kreatifitas sebagaimana kegiatan PMM tersebut. Ia berharap, PMM menjadi budaya kampus rutin tahunan, yang dapat menambah kehihidupan atmosfir akademik.

Sementara itu, Yudha, peserta perwakilan dari SMA Negeri 4 Wira Bangsa mengatakan, kegiatan tersebut dapat memacu semangat dan melatih mental pelajar untuk berkreasi. Ia berharap, kegiatan tersebut diadakan setiap tahunnya, sehingga dapat mengasah skill kesenian yang dimiliki.

Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Inayatillah, mengaku bangga dengan ide dan inisiatif para mahasiswa dalam melakukan kegiatan Pekan Mahakarya Mahasiswa. Ia berpesan, agar panitia dapat memperhatikan nilai-nilai budaya, sehingga seni dan kreatifitas yang dimunculkan tetap dalam koridor Syariah.

“Saya harap, suasana budaya Aceh muncul dari pentas PMM ini, sehingga menjadi ciri khas kegiatan ini,” ungkapnya.[]

 

KONTRIBUTOR: ASHA AMIELLA

EDITOR: RAHMAT TRISNAMAL

 

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *