Kemampuan Menulis Humas KIP dapat Cegah Hoax Pemilu

oleh -42 views
Kemampuan Menulis Humas KIP dapat Cegah Hoax Pemilu
Pelatihan jurnalistik bagi pengelola informasi KIP Kabupaten/Kota se-Aceh, Kamis, 3 November 2022, di Parkside Hotel, Takengon, Aceh Tengah. (BASAJAN.NET/ARISKI SEPTIAN).

BASAJAN.NET, Takengon- Sebagai upaya pencegahan penyebaran informasi palsu (hoax) selama tahapan Pemilu serentak 2024, Komisi Independen Pemilihan Aceh (KIP Aceh) memberikan pelatihan penulisan berita bagi pengelola informasi dan media sosial KIP Kabupaten/Kota se-Aceh.

Kegaitan yang berlangsung Kamis, 3 November 2022, di Parkside Hotel, Takengon, Aceh Tengah itu menghadirkan mantan Redaktur Harian Aceh Independen, Iskandar Norman sebagai pemateri.

Iskandar menyampaikan, keterampilan menulis bagi pengelola informasi sangat berperan dalam pencegahan hoax pada pemberitaan terkait pelaksanaan tahapan Pemilu.

Menurutnya, jika para pengelola informasi di kabupaten/kota mampu menulis dengan baik dan benar, maka masyarakat akan mendapatkan informasi yang tepat dan akurat tentang proses tahapan pemilu yang sedang berlangsung.

Selain itu, kata Iskandar, kemampuan menulis yang memenuhi standar jurnalistik akan menjadi penyeimbang pemberitan di media massa yang diliput oleh wartawan di lapangan.

“Sehingga potensi penyebarat hoax dapat dicegah,” ujar mantan wartawan Tabloid Modus Aceh itu.

Ketua Divisi Sosialisasi dan Hubmas KIP Aceh, Akmal Abzal mengatakan, pelatihan jurnalistik sangat penting bagi penyelenggara Pemilu.

“Pada dasarnya, KIP Aceh sudah lama hendak melaksanakan pelatihan ini. Namun adanya karena berbagai kendala, dan tahapan Pemilu yang padat, sehingga baru dapat dilaksanakan hari ini,” katanya.

Akmal menyampaikan, kegiatan tersebut untuk melatih para pengelola informasi agar mampu memberikan informasi secara jujur, faktual dan berimbang, serta mengahasilkan foto yang sesuai kaidah fotografi.

 “Jadi tanyo bek asal share, juga asal foto peunoh memori (jadi kita jangan asal share, atau foto hanya sekedar untuk memenuhi memori),” tegasnya dalam Bahasa Aceh.

Akmal berharap, para peserta nantinya dapat menghasilkan produk-produk jurnalistik yang layak dikonsumsi publik.

“Jika pemberitaan KIP Kabupaten/Kota berimbang, akan muncul marwah lembaga di mata masyarakat,” pesannya.

Selain penulisan berita, peserta juga dibekali pengetahuan tentang foto jurnalistik dan pengelolaan media sosial, yang disampaikan oleh Fendra Tryshanie dan Pimpinan Redaksi acehinfo.id Misdarul Ihsan.

Di Akhir kegiatan, para peserta juga ditantang untuk menulis rilis, dan mengambil foto sesuai dengan materi yang telah didapatkan. Lima karya terbaik nantinya akan ditampilkan pada malam penutupan. []

======================

WARTAWAN: ARISKI SEPTIAN

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.