Generasi Muda Harus Jadi Pemilih Cerdas di Pemilu 2024

oleh -204 views
Dosen FISIP UTU, Said Fadhlain saat menyampaikan materi pada Gerakan Pemilih Cehdas, Ahad 3 September 2023. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Meulaboh- Dalam menghadapi pemilihan umum (pemilu) serentak tahun 2024, generasi muda milenial dan generasi Z harus menjadi pemilih cerdas.

“Memilih cerdas akan menghasilkan sosok pemimpin yang bertanggung jawab, sekaligus menjembatani generasi yang identik booming generation atau bonus demografi menuju generasi emas 2045,” ungkap Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU), Said Fadhlain.

Hal tersebut disampaikan Said Fadhlain pada Gerakan Cerdas Memilih (GCM) Tahap II di halaman komplek LPP RRI Stasiun Meulaboh, Ahad 3 September 2023.

Said Fadhlain menyampaikan, ada dua hal yang harus diperhatikan generasi muda untuk menjadi pemilih cerdas, yaitu pentingnya literasi informasi mengenai pendidikan politik dan meletakkan pondasi untuk membangun kapasitas dan kapabilitas diri.

Menurut Said, salah satu tujuan pemilu adalah integrasi politik, sebagai masyarakat majemuk dipersatukan pada semangat dan tekad untuk menjamin pemilu yang transparan, jujur, adil serta berintegritas. 

Pemilu 2024 diikuti oleh 204 juta pemilih, 60 persen diantaranya adalah pemilih pemuda berkisar 18 tahun hingga 40 tahun. 

Ia berpesan kepada generasi muda untuk berdiskusi membahas pemilih cerdas dan kecerdasan memilih. Artinya, tidak saja ikut memilih, memahami terwujudnya pemilu yang adil dan berintegritas, juga pemahaman potensi terjadinya kecurangan, misalnya politik uang dan atau jual beli suara. 

Sebab, kondisi ini rentan terjadi, bahkan ada persepsi negatif yang disematkan oleh sebagian masyarakat  sebagai generasi cuek atau apatis, dan pragmatis. 

Sebaliknya, ada energi magnetik persepsi positif bahwa kalangan milenial dan gen z sebagai garda terdepan yang mampu menghadapi tantangan tersebut. Generasi yang tidak saja cerdas, juga memiliki inovasi dan kreatifitas serta kemampuan adaptif pesatnya teknologi digital. 

Gerakan Cerdas Memilih (GCM) Tahap II diikuti oleh 100 siswa perwakilan sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK) dan madrasah aliyah (MA) Kabupaten Aceh Barat.

Kepala LPP RRI Meulaboh, Peri Widodo, mengatakan gerakan pemilih cerdas (GMC) bertujuan agar masyarakat memahami seluruh tahapan pemilu tahun 2024.

Ia menjelaskan, untuk siaran pemilu telah diawali launching gerakan pemilih cerdas (GMC) tahap I, pada bulan Mei 2023. Secara khusus telah menyelenggarakan siaran pemilu, seperti bulletin pemilu, dialog pemilu, iklan layanan masyarakat, serta sandiwara radio dengan tema pemilu. 

Selain Said Fadhlain, materi pada gerakan pemilih cerdas (GMC) juga diisi oleh  Komisioner KIP Aceh Barat, Cici Damayanti tentang tahapan dan penyelenggaraan pemilu 2024, dan Panwaslih Aceh Barat, Romi Madmola tentang pengawasan tahapan  dan pelaksanaan pemilu.[]


————————

EDITOR: RAHMAT TRISNAMAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.