Cang Nipah: Kisah Perang di Rawa Nipah

oleh -113 views

Siapa sangka, di rawa nipah itu tersimpan kisah heroik dan taktik jitu para pejuang Aceh melawan Belanda. Di atas tugu itu, sebilah parang terpancang di setandan nipah. Tugu itu membisu bersama sejarah. Padahal ia adalah simbol perang nipah. Dimana para pejuang Aceh dengan taktik dan keberaniannya melawan Belanda hingga titik darah penghabisan.

Namun sayangnya, kisah heroik itu sangat sulit ditemukan di buku-buku atau jurnal sejarah. Jika melintasi Banda Aceh-Meulaboh, anda pasti akan melewati simpang tiga Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat. Di sanalah Tugu Nipah berdiri. Namun karena bentuknya yang tidak begitu megah, keberadaan tugu itu sering luput dari pandangan mata, seperti abainya kita akan jasa endatu. Tugu nipah tak lebih hanya dari sekadar penanda jalan.

“Tugunya dibangun tahun 1980-an untuk mengenang peristiwa perang Aceh akhir tahun 1800-an, dibuatlah simbol perang nipah,” ujar T.M Ali.

Dalam ingatan kolektif orang tua di Samatiga, yang kemudian diceritakan kepada T. M Ali, kala itu Belanda sedang menyusun strategi masuk ke Samatiga melalui sungai. Karena pada masa itu, akses yang paling mudah digunakan selain jalur darat adalah sungai atau laut. Lagipula jembatan penghubung belum ada, atau pun jika ada hanya terbuat dari potongan dahan kelapa yang masih sangat sederhana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.