Atlet dan Pelatih Anggar Aceh Training ke Korea Selatan

oleh -15 views
Atlet dan Pelatih Anggar Aceh yang Dikirim Training ke Korea Selatan. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Sejumlah atlet dan pelatih asal Aceh dikirim ke Korea Selatan untuk menjalani training camp (TC).

“Keberangkatan mereka secara resmi dilepas oleh Ketua Harian KONI Aceh,” kata Ketua Umum IKASI Aceh, M Nasir Syamaun, Selasa 15 November 2022 di Banda Aceh.

M Nasir menjelaskan, para atlet dan pelatih tersebut terlebih dahulu akan bergabung dengan Tim PB IKASI di Jakarta, dan kemudian melanjutkan perjalanan ke Korsel. Dari 20 atlet dan pelatih yang diberangkatkan dari seluruh Indonesia, empat diantaranya berasal dari Aceh.

Keempat atlet dan pelatih Aceh tersebut yaitu, Irwan Tona dan Yudi Anggara Putra, peraih medali emas PON Papua nomor floret putra, kemudian Ody Tasmara nomor degen individual putra, peraih medali perak Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar 2022, dan Ummi Nadra nomor sabel individual putri. Sedangkan satu pelatih, yaitu dari nomor sabel atas nama Irvansyah Putra.

M Nasir menambahkan, seluruh kegiatan, mulai dari fasilitasi hingga pembiayaan sepenuhnya ditanggung oleh PB IKASI. Mereka menjalani TC selama 10 hari dari tanggal 12 hingga 22 November 2022.

Ke 20 atlet dan pelatih yang diseleksi oleh PB IKASI ini merupakan hasil talent scouting PB IKASI pada PON XX Tahun 2021 lalu di Papua. Di Korsel, peserta TC akan menjalani sejumlah uji tanding dengan para fencer di Negeri Ginseng dari beberapa klub yang ada.

Ia berharap, para peserta TC asal Aceh dapat menimba banyak ilmu baru untuk kemudian dipraktekkan, dan bagikan kepada para atlet lainnya di Aceh saat kembali nanti. 

“Kita berharap, join training camp ini berdampak positif bagi kemajuan atlet yang selama ini rutin menjalani latihan dalam program Pelatda KONI Aceh,” kata M Nasir.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau yang akrab disapa Abu Razak mengucapkan selamat kepada atlet Anggar Aceh yang mendapat kesempatan berharga, mengikuti pelatihan di Korea Selatan. Menurutnya hal itu tentu tidak terlepas dari hasil kerja keras dan prestasi mereka di PON XX Papua dan Kejurnas di tahun 2022.

Abu Razak, didampingi Wakil Ketua I KONI Aceh T Rayuan Sukma meminta agar atlet dan pelatih, benar-benar memanfaatkan peluang emas tersebut secara maksimal, karena tidak semua cabang olahraga bisa mendapatkan fasilitas TC bersama PB Cabang Olahraga.  Apalagi, TC dilaksanakan di Korsel, negara yang dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki banyak fencer profesional kelas dunia. 

“Semoga bisa menambah pengalaman dan kualitas atlet Aceh, dan bisa berbagi ilmu kepada rekan-rekannya nanti setelah training camp selesai,” kata Abu Razak.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.