Sabang International Freediving Ajang Promosi Wisata Aceh di Mata Dunia

oleh -262 views
Peserta Sabang International Freediving Competition 2019. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Sabang- Dalam upaya memperkuat promosi potensi wisata bawah laut Sabang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar Sabang International Freediving Competition 2019. 

Kegiatan yang berlangsung pada 2-7 November 2019, di Teluk Balohan, Kota Sabang tersebut, sekaligus untuk mendongkrak perekonomian masyarakat dan daerah.

Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani mengatakan, event Sabang International Freediving Competition 2019 merupakan kegiatan berkelanjutan pasca event akbar Sail Sabang 2017.

Sabang International Freediving Competition 2019, diikuti 40 freediver international dan 40 krue dari 16 negara. Di antaranya Korea, Malaysia, Taiwan, Meksiko, Eropa, Amerika, dan Selandia Baru.

Menurut Rahmadhani, para peserta sudah hadir ke Sabang sekitar tiga minggu sebelum kegiatan berlangsung. Mereka melakukan berbagai training dan penyesuaian.

“Kegiatan ini digelar untuk memperkuat promosi potensi wisata bawah laut Sabang dan mendongkrak perekonomian setempat,” kata Rahmadhani.

Secara ekonomi, kata Rahmadhani, setiap harinya peserta bisa menghabiskan pengeluaran sekitar USD80. Hal tersebut tentunya akan berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Secara matematis, dengan jumlah peserta dan kru, dikalikan dengan jumlah hari mereka menetap di Sabang, maka akan menghasilkan perputaran uang yang luar biasa,” sebutnya.

Ia melanjutkan, angka tersebut belum termasuk biaya training yang dikeluarkan setiap kali peserta melakukan penyelaman, yaitu sekitar USD35.

Peserta Sabang International Freediving Competition 2019. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA).

Sabang International Freediving Competition merupakan pagelaran paling ditunggu-tunggu para penyelam nasional dan internasional. Para penyelam tak hanya bisa menikmati keindahan dan kesunyian laut dengan nafas tunggal saja. Mereka juga bisa menjelajahi taman bawah laut yang mempesona. Lebih dari 20 spot diving dengan berbagai tingkatan di Sabang.

Freediving 2019 disambut positif oleh Pemerintahan Kota Sabang. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Sabang, Faisal berharap, dengan adanya event ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan semakin mengukuhkan posisi Sabang sebagai gerbang destinasi wisata bahari di mata dunia Internasional.

Selain itu, untuk menyukseskan event ini, Pemerintah Kota Sabang turut memeriahkan dengan bazar wisata dan ragam hiburan kesenian daerah. 

Peserta Sabang Freedive 2019 merupakan atlet-atlet pengukir prestasi kelas dunia. Sabang Freediving 2019 akan mempertandingkan tiga kategori utama, seperti Constant Weight, Free Immersion (FIM) dan Constant Weight No Fins (CNF).[]

 

EDITOR: RAHMAT TRISNAMAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *