Pendidikan Harus Mampu Wujudkan Aceh Hebat

oleh -127 views
Kadis Pendidikan Aceh Rachmat Fitri HD pada Temu Puisi Nusantara dan Budayawan Aceh, di Universitas Teuku Umar (UTU), Kamis 14 November 2019. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Meulaboh – Pendidikan Aceh harus memberikan kontribusi yang terukur dalam mewujudkan Aceh Hebat di masa mendatang. Konsep Aceh Carong dan Aceh Meuadab merupakan satu kondisi sumber daya manusia Aceh yang diinginkan.

Pencapaian kondisi seperti ini, diupayakan melalui sebuah proses pendidikan dengan indikator-indikator capaian yang tergambar dalam dimensi pengetahuan, keterampilan dan sikap.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmat Fitri HD saat menghadiri temu Puisi Nusantara dan Budayawan Aceh bersama Sastrawan Negara Malaysia, Siti Zainon Binti Ismail dan sastrawan Aceh D’ Kemalawati, di Aula Universitas Teuku Umar (UTU), Kamis 14 November 2019.

Rachmat Fitri HD mengatakan, secara regulasi pendidikan Aceh pada dasarnya telah diberi ruang untuk melakukan inovasi-inovasi agar selaras dengan kebutuhan dan pemenuhan tuntutan kondisi lingkungan perubahan pada skala Aceh, nasional dan global.

Menurutnya, diperlukan kerja profesional dalam mendiagnosis kondisi kekinian dan prediksi lingkungan di masa mendatang. Data tersebut sangat diperlukan sebagai bahan untuk menyusun perencanaan yang baik sebagai langkah awal dalam upaya mencapai target tujuan dengan indikator-indikator yang akurat.

Ia menyampaikan, beberapa pertimbangan yang diperlukan untuk menyusun perencanaan yaitu dalam memastikan indikator khusus yang mengakomodir standar keistimewaan dan kekhususan menjadi terintegrasi dalam sistem pendidikan Aceh.

“Saat ini, kita semua menyaksikan sebuah fenomena tentang dahsyatnya perubahan dunia yang terus bergerak dengan begitu cepat. Kita tidak memiliki alat bukti yang kuat dan meyakinkan untuk menyatakan bahwa kita mampu membendung perubahan-perubahan tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, perubahan tidak mungkin dicegah, melainkan dikendalikan melalui upaya-upaya yang sistematis. Namun untuk mengatasi kondisi tersebut perlu mengembangkan sebuah model manajemen yang efektif untuk difungsikan dalam menata segala bentuk tatanan baru yang timbul sebagai akibat dari perubahan-perubahan tersebut.

Jika tidak, maka dipastikan akan menjadi asing dalam menjalani kehidupan. Hal tersebut sepadan dengan perkembangan teknologi digital yang terus dikembangkan sebagai hasil cipta, rasa dan karsa dari masyarakat yang hidup di era sekarang ini, secara nyata telah menghadirkan tatanan baru dalam kehidupan manusia.

“Saat ini telah lahir pola hidup baru dalam bekerja, dalam berinteraksi, memandang nilai-nilai kehidupan, juga dalam memaknai hidup. Kondisi inilah yang mengharuskan kita memberi pembobotan pembangunan sumber daya manusia menjadi lebih tinggi melalui upaya pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan,” tuturnya.[]

 

EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *