Guru Ponpes Darul Hikmah Luncurkan Buku Cahaya Akhlak

oleh -111 views
Cover buku Cahaya Akhlak. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Meulaboh – Guru besar Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah Islamiyah, Fakhrur Razi meluncurkan buku Cahaya Akhlak versi digital, Sabtu 9 November 2019.

Fakhrur Razi mengatakan, buku yang diluncurkan pada hari Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1440H tersebut dapat diakses melalui aplikasi Google Play Books. Menurutnya, buku tersebut perlu diterbitkan agar masyarakat umum, terutama pemuda dapat mempelajari ilmu akhlak dengan mudah.

 “Apalagi para remaja dan pemuda memang sedang dalam masa-masa untuk mencari jati diri, bangunlah jati diri itu dengan akhlak yang mulia,” kata Fakhrur Razi yang dikenal dengan panggilan akrab Abi Medan. 

Buku yang ditulis dengan Rahmat Saputra tersebut memuat tentang bagaimana cara memiliki akhlak yang mulia, seperti akhlak kepada Allah, manusia, dan akhlak pada diri sendiri, serta menerangkan akhlak-akhlak terpuji dan tercela.

Rahmat Saputra menjelaskan, buku tersebut menjadi panduan dasar bagi para pembaca untuk dapat memiliki akhlak mulia.

“Seperti yang dijelaskan di dalam hadits Rasulullah SAW, Sesungguhnya aku di utus ke dunia ini untuk menyempurnakan akhlak yang mulia,” jelasnya.

Ia menambahkan, buku Cahaya Akhlak ditulis berdasarkan kitab Taisirul Khallaq Fil Ilmi Akhlaq, karya Syekh Hafidz Hasan Al-Mas’udi, guru besar di Darul Ulum Al-Azhar Mesir. Kitab tersebut sangat populer di kalangan pelajar pondok pesantren. Walaupun sederhana kitab tersebut mengandung pesan-pesan yang sangat dalam agar kita memiliki akhlak mulia. 

“Apalagi sekarang kita berada di bulan Maulid, bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, bulan yang penuh berkah. Ini adalah momentum untuk bersama-sama mengevaluasi diri, apakah kita sudah meneladani akhlak Rasulullah atau belum,” tambah Rahmat, yang sedang menyelesaikan program doctoralnya di Malaysia.

Sementara itu, Hasanoel Bashry yang lebih dikenal sebagai Abu Mudi mengungkapkan rasa syukur dengan terbitnya buku tersebut. Menurutnya, buku Cahaya Akhlak ditulis dengan bahasa yang baik, lugas, serta mudah dipahami oleh masyarakat. Apalagi konsep tasawuf yang jarang diaplikasikan oleh masyarakat  terkendala karena rumitnya memahami teks asli dari literatur Ulama terdahulu. 

“InsyaAllah dengan adanya karya ini bisa memberikan kemudahan bagi pembacanya,” jelasnya. 

Selain itu Pengurus Ikatan Santri dan Alumni Dayah Darul Hikmah Islamiyah (IKSADI), Edi sangat mengapresiasi atas terbitnya buku tersebut.

“Alhamdulillah buku ini sudah dapat diakses secara gratis sejak semalam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk mendownload atau membacanya, perlu menginstall aplikasi Google Play Books di gadget dan cari buku cahaya Akhlak atau melalui link ini rahmatsaputra.com/cahaya.

Menurutnya, buku tersebut ditujukan untuk pelajar dan mahasiswa, serta masyarakat umum. Untuk membaca buku tersebut rata-rata membutuhkan durasi waktu selama 60-90 menit.

Ia menambahkan, isi buku tersebut sangat ringkas. Untuk mempraktekkan isinya memerlukan niat, usaha yang sungguh-sungguh, dan konsistensi atau istiqamah dalam memperbaiki akhlak.

“Mudah-mudahan kita termasuk umatnya Nabi Muhammad SAW yang bisa meneladani akhlak dan mendapatkan syafaatnya di hari akhir nanti,” kata Edi.[]

 

EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *