Mahasiswa KPI STAIN Meulaboh Dibekali Skill Menulis Era Digital 

oleh -92 views

BASAJAN.NET, Meulaboh- Guna menyiapkan lulusan yang kompeten di bidang kehumasan di era digital, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, dibekali skill penulisan.

Pelatihan menulis esai, opini, dan press release atau rilis ini, dilaksanakan untuk membiasakan mahasiswa dalam menulis berbagai artikel di dunia kehumasan. Pelatihan dilakukan secara berkala, selama September dan Oktober 2019 di STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Alue Peunyareng.

“Sebelum pelatihan, mahasiswa terlebih dahulu dilakukan pretest. Mahasiswa dibimbing berdasarkan kemampuan dan minat menulisnya masing-masing,” ujar Ulfa Khairina, Dosen Jurusan Dakwah dan Komunikasi Islam, sekaligus pembimbing pelatihan, Sabtu 12 Oktober 2019.

Dalam penerapannya, dosen lulusan International Journalism and New Media, Communication University of China tersebut, menggunakan platform Kompasiana sebagai media publikasi seluruh artikel mahasiswa.

Menurutnya, Kompasiana sangat membantu menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menulis. Selain bisa melihat langsung jumlah pembacanya, mereka juga bisa berinteraksi dengan Kompasianer (sebutan untuk pengguna Kompasiana-red) lain dari seluruh Indonesia. 

“Pembaca dan penilaian merupakan salah satu indikator memupuk rasa percaya diri mahasiswa. Selain itu, Kompasiana juga platform jurnalisme warga terbesar di Asia dan menduduki peringkat lima di dunia,” ungkap Ulfa.

Ulfa mengungkapkan, pemilihan core issue writing skill dilakukan setelah menelaah kebutuhan paling mendasar bagi mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Ia menyampaikan, mahasiswa membutuhkan suntikan semangat agar mau belajar menulis sebagai salah satu syarat untuk masuk ke dunia kerja. Menurutnya, menulis dalam bentuk apa pun, mereka tetap harus memilih kalimat yang komunikatif dalam penyampaian pesan. 

“Pelatihan writing skill adalah salah satu persiapan masuk ke dunia kerja,” tuturnya.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *