Alumni BCS Duta Baca Aceh Barat 2019

oleh -322 views
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Abdullah menyerahkan plakat kepada Mariani, Duta Baca Aceh Barat 2019 di Aula Gedung PKK Aceh Barat, Kamis, 3 Oktober 2019. (BASAJAN.NET/MUHAMMAD NOZA)

BASAJAN.NET, Meulaboh – Mariani, alumni sekolah literasi media kreatif, Basajan Creative School (BCS), dinobatkan sebagai Duta Baca Aceh Barat tahun 2019 kategori umum, Kamis 3 Oktober 2019.

Penobatan dilakukan di Aula Gedung Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Aceh Barat. Ajang tahunan tersebut dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Barat.

Mariani yang juga mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, berhasil melewati beberapa tahapan seleksi dengan sempurna. Di antaranya, seleksi berkas, tes tulis, wawancara hingga presentasi program yang akan dilakukan untuk menggalakkan budaya baca di Aceh Barat.

Gadis hitam manis kelahiran 15 April 1999 tersebut, berhasil mengungguli tujuh kandidat lainnya pada babak grand final.

Adapun keseluruhan peserta yang ikut berpartisipasi pada even ini berjumlah 29 orang, terdiri dari 20 peserta kategori pelajar dan sembilan kategori umum. Pada babak tes tulis, empat peserta tereliminasi dan 25 peserta lainnya berhak mengikuti wawancara. Pada babak ini, dewan juri mengeliminasi lima peserta. Sisanya, 20 peserta berhak maju ke babak grand final, terdiri dari 12 pelajar dan delapan umum.

Di babak grand final, dewan juri mengajukan tujuh pertanyaan kepada masing-masing peserta, yaitu transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, gerakan literasi, upaya peningkatan minat dan budaya baca, teknologi Informasi dan pengembangan Perpustakaan, peran Duta Baca di masyarakat, pengaruh TIK terhadap minat baca masyarakat dan rencana pembentukan dan pengembangan perpustakaan masing-masing peserta jika diberikan fasilitas/sarana dan prasarana perpustakaan.

“Ke depan, literasi membaca harus menjangkau anak-anak di pelosok Aceh Barat,” ujar Mariani.

Setelah dinobatkan sebagai Duta Baca Aceh Barat, Mariani merasa memiliki tanggungjawab lebih untuk meningkatkan budaya membaca masyarakat, khususnya generasi muda. Karenanya, ia berencana mengunjungi daerah-daerah pedalaman di Aceh Barat untuk menumbuhkembangkan budaya literasi membaca bagi anak-anak di sana.

“Literasi membaca harus hidup di setiap pelosok,” tuturnya semangat.

Baca juga: BCS Sekolah Literasi Media Kreatif Pertama di Barsela

Mariani menjelaskan, kunjungan tersebut direncanakan di beberapa gampong dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Kaway XVI, Pante Ceureumen dan Sungai Mas.

Selain itu, Ia juga berencana mensosialisasikan minat baca di Panti Asuhan, orang tua buta huruf di pedesaan, serta anak-anak kurang mampu yang tidak bersekolah.

Selain Mariani, Duta Baca Aceh Barat tahun 2019 juga dinobatkan kepada Siswa SMAN 4 Wira Bangsa Meulaboh, Afdal Sabila, kategori pelajar.

Mariani (depan kanan) dan Afdal Sabila Duta Baca Aceh Barat 2019, untuk kategori umum dan pelajar. (BASAJAN.NET/MUHAMMAD NOZA).

Duta Baca Harus Jadi Panutan Dunia Literasi

Sementara itu, Juri Wawasan Perpustakaan, Devi Maulidayani mengatakan, Duta Baca harus bisa menjadi panutan dan mampu mengayomi masyarakat agar melek literasi.

“Duta Baca terpilih adalah orang-orang hebat yang mampu membawa perubahan signifikan ke depannya dalam dunia literasi, khususnya pada minat baca di Aceh Barat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terpilihnya Mariani dan Afdal sebagai Duta Baca didukung oleh jawaban pamungkas yang digagas pada grand final.

“Jawaban pamungkas di grand final berhasil mengantarkan mereka menjadi Duta Aceh Barat 2019,” jelasnya.

Penggiat literasi dan penulis buku, Cut Putri Rahmawati mengapresiasikan kegiatan Duta Baca. Menurutnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Barat benar-benar memperhatikan minat baca masyarakat dengan mengadakan Duta Baca sebagai ajang sosialisasi perpustakaan di tengah-tengah masyarakat.

Adapun para pemenang Duta Baca Aceh Barat Tahun 2019 Kategori Umum yaitu, Juara 1 diraih oleh Mariani, Juara 2 diraih Mahlia Jumaidar, dan Juara 3 diraih oleh Maysarah. Ketiga pemenang tersebut merupakan mahasiswa dari STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. []

 

WARTAWAN : MUHAMMAD NOZA
EDITOR : RAHMAT TRISNAMAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *