Darwati Serukan Masyarakat Bireuen Perantauan Bersatu

oleh -155 views
Ketua Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB), Darwati A Gani saat membuka rapat kerja besar masyarakat Bireuen di Banda Aceh dan Aceh Besar, di Aula Dinas UKM dan Koperasi, Sabtu 14 September 2019. (BASAJAN.NET/ISTIMEWA)

BASAJAN.NET, Banda Aceh- Ketua Ikatan Masyarakat Kabupaten Bireuen (IMKB), Darwati A Gani, menyerukan persatuan masyarakat Bireuen Perantauan. Ia mengajak masyarakat Bireuen Perantauan untuk Bersatu membangun sebuah peradaban saling menghormati tanpa melupakan jasa orang lain dan meninggalkan konflik yang dapat mengorbakan banyak pihak.

Hal tersebut disampaikan Darwati A Gani pada pembukaan rapat kerja besar masyarakat Bireuen di Banda Aceh dan Aceh Besar, di Aula Dinas UKM dan Koperasi, Sabtu 14 September 2019.

Menurut Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh (DPP PNA) ini, tantangan terberat masyarakat Bireuen Perantauan saat ini adalah mensinkronkan semua elemen kepentingan internalnya untuk kemajuan.

“Bagaimana kita menyatukan seluruh masyarakat Bireuen Perantauan yang tersebar di partai politik nasional dan partai politik lokal, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintahan, dunia bisnis dan akademisi supaya Bersatu,” ungkap Darwati dalam siaran pers yang di terima redaksi Basaja.net, Sabtu 14 September 2019.

Ia mengatakan, hal yang paling didambakan dalam semua proses kehidupan organisasi yaitu level derajatnya bertambah digit. Bukan menciptakan sempalan-sempalan yang berujung pada lahirnya faksi-faksi dan perpecahan.

Darwati menegaskan, rapat kerja tersebut telah direncanakan jauh hari oleh pengurus IMKB dan tidak ada kaitan dengan kegiatan lainya. Rapat kerja ini mempertemukan kepentingan 13 bidang kerja di IMKB.

“Ditengah situasi sekarang, kami harus mempertemukan berbagai macam pandangan, pendapat dan kepentingan yang beraneka ragam dan secara nyata ada di dalam masyarakat,” terangnya.

Ia menambahlan, sudah waktunya IMKB melakukan re-branding untuk menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman.

“Saya tak punya alasan untuk pesimistis, Masyarakat Bireuen Perantauan harus berlindung di bawah IMKB,” tutup Darwati.[]

 

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *