UTU Harus Mampu Selesaikan Persoalan Gampong

oleh -75 views
Seminar dan Facus Group Discussion (FGD) tentang pengembangan dan pembangunan gampong untuk pemberdayaan ekonomi rakyat, di Universitas Teuku Umar, Kamis 15 Agustus 2019. Foto: (BASAJAN.NET/ISTIMEWA).

BASAJAN.Net, Meulaboh- Universitas Teuku Umar (UTU) diharapkan mampu mengambil peran dalam menyelesaikan tiap persoalan yang ada di gampong (desa). Terutama dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Hari ini Aceh memiliki banyak uang, tapi belum mampu memakmurkan dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Azwar Abubakar dalam seminar dan Facus Group Discussion (FGD) di Universitas Teuku Umar, Kamis 15 Agustus 2019.

Seminar dan FGD tersebut dilaksanakan Yayasan Beudoh Gampong bekerjasama dengan Universitas Teuku Umar, membahas tentang pengembangan dan pembangunan gampong untuk pemberdayaan ekonomi rakyat.

Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia ini mengatakan, sebagai lembaga pendidikan tinggi, UTU harus siap membantu memecahkan persoalan yang terjadi di masyarakat. Baik melalui penelitian maupun pengabdian.

“Sehingga ditemukan penyebab kenapa ini terjadi (masyarakat Aceh belum Makmur dan sejahtera),” tekannya.

Selain Azwar Abubakar, kegiatan tersebut juga diisi oleh T. Abdullah Sanny, guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Said Aziz dan Rektor UTU Jasman J. Ma’ruf.

Abdullah Sanny, dalam paparannya menyampaikan, pentingnya penerapan konsep pentahelix dalam membangun dan memajukan gampong. Dimana semua elemen yang ada harus bersatu padu sebagai kekuatan pembangunan.

“Unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, pengusaha dan media harus bersatu dalam membangun gampong untuk bersiap mengahadapi tantangan global berdasarakan kearifan lokal yang ada,” ujar Abdullah Sanny.

Sementara itu, Said Aziz dan Jasman J. Ma’ruf masing-masing membahas tentang legalisasi pertambangan emas rakyat untuk meningkatkan perekomonian masyarakat gampong dan wisata gampong di Aceh.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UTU Jasman J. Ma’ruf. Diikuti 250 peserta dari kalangan dosen, mahasiswa, pimpinan perguruan tinggi dan tokoh masyarakat. Selain seminar dan FGD, kegiatan juga diisi dengan ziarah makam Pahlawan Nasional Teuku Umar, di Gampong Mugo, Kecamatan Kaway XIV, Jumat 16 Agustus 2019.[]

 

WARTAWAN: RAHMAT TRISNAMAL

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *