Jelajah Desa Terpencil Demi Merintis Pendidikan Anak Bangsa

oleh -53 views

BASAJAN.Net, Meulaboh – Sore itu pukul empat belas waktu setempat, Selasa 23 Juli 2019 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar, Camat Sungai Mas, Husensya dan Kapolsek Sungai Mas, Marhadi bersama tim menuju Gaseu, salah satu Gampong terpencil di Kecamatan Sungai Mas.

Menempuh jarak lebih kurang tujuh kilometer dari Kantor Urusan Agama (KUA) Sungai Mas dengan melewati jalan kerikil dan terjal yang dikelilingi hutan belantara itu tak menghentikan langkah para tim penjelajah.

Menurut data Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat, di tahun 2016 lalu, Gaseu mempunyai 57 keluarga dengan jumlah penduduknya sebanyak 212 jiwa. Gaseu juga salah satu gampong pusat perkumpulan beberapa gampong lainnya, yaitu Ramitie dan Gunong Buloh.

Tibanya di Gaseu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar saat itu mengenakan seragam PDH kecoklatan (warna khaki) bersama Camat Sungai Mas, Husensyah, M.Pd dan Kapolsek Sungai Mas, Marhadi, serta tim lainnya disambut hangat oleh masyarakat.

“Kamoe cit ka trep mengharapkan na sikula agama di gampong nyoe (kami memang sudah lama mengharapkan ada sekolah agama di gampong ini),” saut seorang masyarakat yang ikut membantu mengangkat sarana belajar di salah satu gedung.

Kantor Kementerian Agama dan Camat Sungai Mas sebelumnya telah berkoordinasi untuk membuka madrasah tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Gampong Gaseu Kecamatan Sungai Mas.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa memberikan beberapa sarana yang dibutuhkan untuk berjalannya proses pembelajaran,” ucap Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar usai menyerahkan buku dan beberapa sarana lainnya kepada Camat Sungai Mas, Husensyah.

Khairul menjelaskan, di Sungai Mas masih sangat membutuhkan adanya sarana dan prasarana pendidikan tingkat menengah. Pasalnya di kecamatan tersebut hanya memiliki satu sekolah tingkat menengah pertama dan satu tingkat menengah atas.

“Ini tentu menjadi perhatian kita untuk meningkatkan pendidikan di daerah terpencil, dengan cita-cita mencerdaskan anak bangsa,” ungkap Khairul.

Lebih lanjut Khairul menjelaskan, sebagai tenaga pengajar di MTs tersebut akan diberdayakan para Penyuluh Agama Islam lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat untuk ikut andil dalam mencerdaskan generasi.

Khairul berharap kepada masyarakat dan semua pihak lainnya, untuk ikut menjaga dan membantu madrasah tersebut agar proses perekrutan dan pembelajaran berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat.

Sementara itu, Camat Sungai Mas, Husensyah menyambut baik atas berdirinya MTs tersebut di wilayah kekuasaannya.

“Madrasah ini diberi nama MTsS Pocut Baren,” ungkap Husensyah saat menerima buku dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat.

Husensyah mengatakan, Ia dan masyarakat Sungai Mas khususnya di Gampong Gaseu memang sangat mengharapkan adanya pendidikan agama di daerah tersebut, baik di tingkat MTs maupun MA. 

Kegiatan tersebut turut didampingi oleh, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Suhadi. Sekretaris Camat Sungai Mas, Kepala KUA Sungai Mas, Penyuluh Agama Islam, Penyuluh Program Keluarga Harapan (PKH) dan  beberapa unsur lainnya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *