Guru Madrasah di Aceh Barat Wajib Kuasai TIK

oleh -8 views

BASAJAN.Net, Meulaboh- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, Khairul Azhar menekankan pentingnya bagi guru Madrasah di daerah tersebut untuk menguasai teknologi informasi komunikasi (TIK) sebagai salah satu media pembelajaran di madrasah.

“Karena pada revolusi Industri 4.0, tidak ada lagi guru yang tidak bisa menguasai TIK,” tegas Khairul saat membuka acara Revitalisasi dan Musyawarah Program Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI), Tahun 2019, Jumat 15 Maret 2019, di aula Kankemenag setempat.

Khairul Azhar mengatakan, berdasarkan arahan Dirjen Pendis dan Menteri Agama pada rapat koordinasi beberapa waktu lalu, Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) guru Madrasah akan dimulai April hingga Desember 2019. Kegiatan yang akan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia ini bertujuan untuk melihat kemampuan dan mutu guru sesuai dengan standarisasi yang ditetapkan.

“Jika pada saat PPKB nanti, pencapaian guru di bawah standar yang telah ditentukan, maka hal itu akan menjadi fokus pembinaan terhadap guru,” ungkapnya.

Ketua KKG MI Aceh Barat, Rafnidar mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memaparkan program kerja KKG MI tahun 2019. Program tersebut akan diterapkan dengan dua jangka capaian, yakni program jangka pendek, dan program jangka panjang.

Rafnidar menjelaskan, pada program jangka pendek, KKG MI merencanakan pengadaan kegiatan seminar, workshop dan pelatihan guru untuk peningkatan kualitas di berbagai bidang, seperti penguasaan materi dan IT.

Sedangkan pada program jangka panjang, KKG MI akan mengadakan pertemuan mata pelajaran minimal dua kali pertemuan setiap bulannya.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengupdate pengetahuan dan mendiskusikan dan mencari solusi setiap permasalahan yang terjadi dalam kegiatan pengajaran. Sehingga hasil dari program tersebut dapat meningkatkan kualitas dan penguasaan materi guru.

“Siswa berprestasi, tentu karena ada guru yang berprestasi dan berkualitas,” ungkapnya.

Rafnidar berharap, dengan terciptanya guru yang bermutu dan berkualitas, akan berdampak pada peningkatan kualitas siswa madrasah untuk siap mendominasikan di berbagai event perlombaan, baik di bidang intelektual, kreativitas dan lain sebagainya.

“Ini merupakan rencana dan cita-cita kita ke depan,” paparnya.[]

 

WARTAWAN: RAHMAT TRISNAMAL

EDITOR: JUNAIDI MULIENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *