Sempat Dicegat di Bandara, IAIN Ambon Sabet Emas Cabang KIM

oleh -4 views

Banda Aceh – Karya Inovasi Mahasiswa (KIM) kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, menambah koleksi emasnya pada Pekan Ilmiah Olah Raga dan Riset (PIONIR) VIII di UIN Ar-Raniry Darussalam, Banda Aceh.

Karya mahasiswa IAIN Ambon, Shopia Latifa dan Syafrizan, berjudul pemanfaatan sampah sebagai bahan baku pembuatan bioethanol, dinobatkan sebagai peringkat pertama pada cabang KIM, di Aula Fakultas Sains dan Teknologi, Jumat 28 April 2017.

Diposisi kedua, ditempati Nifsu Dilla perwakilan tuan rumah, UIN Ar-Raniry, karya inovasi pencemaran lingkungan. Sedangkan Romi Irawan perwakilan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menempati posisi ketiga, dengan inovasi robot sebagai media edukasi.

Pembimbing IAIN Ambon, Abajadun, tak dapat menyembunyikan rasa harunya akan prestasi yang diperoleh anak didiknya. Ia mengaku sempat dijegat di Bandara Sultan Iskandar Muda, karena membawa bahan ethanol hasil penelitian kedua mahasiswanya.

“Kalau saja di bandara dijegat, mungkin saat ini sudah kembali ke Ambon,” ucapnya.

Ia berharap, inovasi yang dilakukan kedua mahasiswanya dapat dimanfaatkan untuk kepentingan orang banyak.[]

Editor: Junaidi Mulieng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *