UIN Ar-Raniry Bahas Kesiapan Guru di Era Revolusi Industri 4.0

UIN Ar-Raniry Bahas Kesiapan Guru di Era Revolusi Industri 4.0
Katua Prodi PTI FTK UIN Ar-Raniry Yusran, menyerahkan cindera mata kepada Dr. Fitri Arnia sebagai narasumber pada seminar nasional prodi PTI, Jumat 11 Mei 2018, di Aula FTK UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. [Basajan.net/Nat Riwat]

BASAJAN.net, BANDA ACEH- Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (FTK-UIN) Ar-Raniry menggelar Seminar Nasional “Kesiapan Dosen, Guru dan Mahasiswa dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0,” di Aula fakultas setempat, Jumat, 11 Mei 2018.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FTK, Sri Suyanta mengatakan, seminar yang difasilitas Prodi PTI tersebut merupakan salah satu program dalam rangka menyiapkan dosen, guru dan mahasiswa yang juga akan menjadi tenaga pendidik, untuk menghadapi era revolusi industry 4.0.

“Perkembangan dan gaya hidup di era saat ini, semakin hari terus berkembangan dan perubahannya juga sangat cepat, maka kita harus mempersiapkan diri dalam rangka menyongsong era revolusi industry 4.0,” ujarnya.

Sri Suyanta menyebutkan, perubahan dari suatu era ke era selanjutnya sangat cepat terjadi, jika tidak dikembangkan maka akan tertinggal jauh dengan berbagai perkembangan dan kemajuan pendidikan di era teknologi informasi ini.

Dia mengumpamakan, sebenarnya manusia telah terbiasa dengan ada perubahan. Bagi umat Islam, dalam menghadapi era 4.0 ini dapat belajar dari salat, dimana salat dengan waktu yang telah ditetapkan yakni pada pergantian malam ke siang dilaksanakan salat subuh. Dari panas ke tidak panas, salat zuhur, selanjutnya salat asar, kemudian pergantian dari terang ke gelap salat magrib, dan salat isya.

Menurutnya, hal itu  menadakan bahwa orang islam yang mendirikan salat adalah orang yang eksis dalam perubahan-perubahan. Itu tuntutan yang sejatinya harus diemplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terkait dengan dunia pendidikan, bahwa dalam menghadapi pendidikan dalam konteks akademik dan pasar kerja, ummat islam harus menyesuaikan diri dalam menyongsong perubahan yang terjadi,” kata Suyanta.

Katua Prodi PTI FTK UIN Ar-Raniry, Yusran mengatakan, tanpa disadari saat ini telah berada pada era revolusi 4.0, artinya manusia telah melalui tiga revolusi seblumnya. Pada revolusi pertama, munculnya kereta api dengan uap, revolusi ke dua muncul tenaga listrik, ke tiga disebut era komputer dan perangkat elektronik lainnya sekitar tahun 1989. Saat ini dihadapkan pada era teknologi informasi yang berkembang dengan sangat cepat.

Menurutnya, penggunaan tema “kesiapan dosen, guru dan mahasiswa dalam menghadapi era revolusi industri 4.0,” merupakan landasan yang menjadi penting bagi dosen dan guru sebagai penyampai pesan kepada generasi calon pekerja dan pendidik.

“Generasi ini harus paham, bahwa mereka sudah berada pada era 4.0 ini,” ujarnya.

Dosen dan mahasiswa PTI diharapan dapat menyiapkan diri sendiri dan anak didik untuk menghadapi era 4.0 ini, bagi mahasiswa calon pendidik juga harus memperoleh informasi, karena perubahan sangat sangat cepat.

Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ketua Aplikom yang juga guru besar Ilmu Komputer Universitas Indonesia, Prof Zainal A. Hasibuan dan Desen Universitas Syiah Kuala yang juga anggota IEEE Dr. Fitri Arnia. Diikuti seratusan peserta, terdiri dari dosen dan mahasiswa PTI UIN Ar-Raniry dan sejumlah guru SMK di Banda Aceh. []

 

Editor: Junaidi Mulieng

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan