Ketua ASKOPIS Sarankan Kurikulum KPI Muat Kearifan Lokal

Ketua ASKOPIS Sarankan Kurikulum KPI Muat Kearifan Lokal
Workshop kurikukum berstandar KKNI program magister Prodi KPI UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu 28 Maret 2018.

BASAJAN.net, Banda Aceh- Ketua Asosiasi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (ASKOPIS) pusat, Mohammad Zamroni menyarankan kurikulum Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) memuat kearifan lokal sebagai indentitas pembeda tiap lulusan.

“Tiap daerah memiliki kearifan lokal berbeda yang bisa dijadikan pengembangan keilmuan,” ungkap Zamroni pada workshop kurikukum berstandar KKNI program magister Prodi KPI UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rabu 28 Maret 2018.

Menurut Zamroni, saat ini terdapat 250 lebih Prodi KPI di seluruh Indonesia dari PTKIN dan PTKIS. Jumlah tersebut menjadi satu kebanggaan bagi ASKOPIS.

“Karena itu, harus ada pembeda tiap lulusan dari masing-masing Prodi KPI,” tegasnya.

Zamroni mengatakan, meski sama-sama mengkaji komunikasi, namun secara critical perspektif berbeda. “Ilmu komunikasi umum, critical perspektifnya Barat, sedangkan KPI critical perspektifnya itu Islam,” terangnya.

Untuk Aceh, secara khusus Zamroni mengusulkan agar perumusan kurikulum untuk pascasarjana UIN Ar-Raniry, lebih spesifik pada kajian syariat islam, konflik, politik, budaya dan bencana.

“Keunikan Aceh ini bisa dikaji dari segi keilmuan komunikasi islam. Sehingga nanti lulusan UIN Ar-Raniry, betul-betul ahli dengan kearifan lokal di Aceh,” katanya.

Sementara itu, Ketua Prodi KPI Pascasarjana UIN Ar-Raniry, A. Rani Usman mengatakan, workshop kurikulum yang dilakukan untuk menemukan formula yang tepat terhadap peningkatan kualitas lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

“Saya berharap, forum ini bisa melahirkan satu rumusan kurikulum baku yang harus dijalankan Prodi KPI Pascasarjana UIN Ar-Raniry sesuai dengan ketentuan KKNI,” ungkapnya.

Perumusan profil lulusan dan penyusunan kurikukum Prodi KPI Pascasarjana UIN Ar-Raniry dilakukan Ketua ASKOPIS Mohammad Zamroni bersama dosen, steakholder, perwakilan PTKIN dan PTKIS yang membuka Prodi KPI. Turut hadir komisioner Komisi Penyiaran Indonesia, Muhammad Hamzah dan Redaktur Pelaksana Harian Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan naskah kerjasama antara ASKOPIS  dengan Prodi KPI Pascasarja UIN Ar-Raniry, Prodi KPI IAIN Lhokseumawe, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Universitas Serambi Mekkah Banda Aceh, Al-Aziziyah Samalanga dan STAIN Gajah Putih.[]

 

Editor: Junaidi Mulieng

Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan