Berkas Balon Rektor UIN Diserahkan ke Rektor

Berkas Balon Rektor UIN Diserahkan ke Rektor
Ketua Penjar Balon Rektor UIN Ar-Raniry Dr. A. Jalil Salam menyerahkan berkas nama bakal calon rektor UIN Ar-Raniry periode 2018-2022 kepada Rektor UIN Ar-Raniry Prof Farid Wajdi Ibrahim, Selasa, 13 Februari 2018 di Ruang Kerja Rektor. (Basajan.net/Nat Riwat)

Banda Aceh- Panitia penjaringan bakal calon (balon) rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menyerahkan berkas balon rektor yang dinyatakan lulus dari verifikasi dan penilaian berkas kepada rektor UIN Ar-Raniry Farid Wajdi Ibrahim.

Penyerahan berkas tersebut dilakukan ketua tim, Abdul Jallil Salam, bersama sepuluh anggota lainnya, Selasa 13 Februari 2018, di Ruang Kerja Rektor, gedung Rektorat Darussalam Banda Aceh.

Juru Bicara Panitia Penjariangan Rektor UIN Ar-Raniry, Jamhuri, usai penyerahan berkas mengatakan, panitia telah melakukan beberapa proses sejak ditunjuk, antara lain sejak 22 Januari telah mengeluarkan pengumuman dan sosialisasi, membuka pendaftaran 24 Januari – 5 Februari, dan 6-9 Februari melakukan verifikasi, klarifikasi dan penilaian administratif.

Selanjutnya, pada 12 Februari dilakukan penetapan dan pengumuman hasil, dan pada hari ini 13 Februari panitia menyerahkan berkas tersebut kepada rektor, dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan dan tepat waktu.

“Kita telah melalui beberapa proses dari awal, mulai dari proses penjaringan dengan mengundang para guru besar menjadi bakal calon rektor baik dalam maupun luar UIN Ar-Raniry, semua diundang untuk mendaftar calon rektor, namun sampai hari terakhir yang mendaftar hanya enam orang dan semuanya dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh,” ujarnya.

Keenam bakal calon tersebut, yakni Prof. Dr. Misri A. Muchsin, M.Ag, Prof. Jamaluddin, M.Ed, Prof. Syahrizal Abbas, M.Ag, Prof. Dr. H. Farid Wajdi Ibrahim, MA, Prof. Dr. H. Warul Walidin, MA dan Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, M.Ag. Mereka mendaftar pada hari terakhir pendaftaran.

Dari enam bakal calon tersebut, lanjut Jamhuri yang memenuhi syarat hanya lima orang saja, satu di antiaranya gugur yakni Prof. Jamaluddin karena tidak memenuhi syarat.

“Kita tetap berpegang pada peraturan Menteri, sehingga pada hari ini kita menyerahkan berkas kepada rektor UIN Ar-Raniry hanya lima orang calon yang memenuhi syarat, selanjutnya, dari sisi kepanitiaan telah selesai, dan rektor akan menyerahkan berkas tersebut kepada pimpinan Senat Universitas yang kemudian menjadi kewenangan dari anggota senat universitas itu sendiri,” kata Dia.

Lebih lanjut Jamhuri menjelaskan, berkas tersebut dari senat akan diserahkan kepada tim tujuh, dimana tim tersebut yang melibatkan pihak Kementerian Agama RI, dari lima bakal calon tersebut akan ditetapkan menjadi tiga orang calon, untuk diserahkan kepada Menteri Agama RI dan kemudian Menteri Agama yang akan menetapkan siapa siapa yang akan mejadi rektor UIN Ar-Raniry di masa mendatang. []

 

Laporan Nat Riwat dari Banda Aceh.

Editor: Junaidi Mulieng

Tags:

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan