Ingin Jadi Pembicara Sukses? Jangan Abaikan Lima Hal Ini

Ingin Jadi Pembicara Sukses? Jangan Abaikan Lima Hal Ini

Meulaboh- Pernahkah anda merasa apa yang anda sampaikan tidak mendapat respon dari orang lain? Atau orang lain salah menafsirkan apa yang anda sampaikan? Jika iya, itu bisa jadi pertanda bahwa komunikasi anda dengan orang lain tidak berlangsung efektif.

Selain hal di atas, kita juga acap kali menemukan orang-orang yang sulit untuk mendengarkan orang lain. Padahal, salah satu kunci komunikasi efektif adalah mampu menjadi pendengar yang baik.

Terkait persoalan-persoalan yang sering dihadapi saat membangun hubungan dengan orang lain, Direktur Taman Kanak-kanak (TK) An-Nahla, Dian Ayuningtyas menyampaikan, setidaknya ada lima kunci yang betul-betul harus diperhatikan.

Dian yang diundang untuk mengisi materi Training of Trainer (ToT) Basajan Creative School (BCS) tentang Pendidikan Orang Dewasa (POD), Minggu, 9 Desember 2017,  menuturkan, kunci pertama yang harus dimiliki seorang komunikator atau pembicara adalah sikap respect, menghargai lawan bicara.

“Setiap orang ingin dihargai. Hindari hal yang dapat merendahkan dia sebagai manusia,” ungkap Dian.

Kunci kedua adalah empathy, kemampuan untuk menempatkan diri pada situasi dan kondisi orang lain. Kunci ketiga audieble, pesan dapat didengar dan dimengerti dengan baik. Kunci keempat, clarity, kejelasan dari pesan yang disampaikan agar tidak menimbulkan penafsiran berbeda dengan keinginan pembicara. Kunci terakhir, humble, sikap rendah hati.

“Dari semua hal itu, sikap rendah hati menjadi hal yang paling utama,” kata Dian. Selain materi, peserta juga diajak untuk terlibat aktif dalam berbagai permainan kreatif.

Rindi Purnama Putra, peserta sekaligus trainer BCS kelas videgrafi menuturkan, materi-materi yang disampaikan selama ToT sangatlah bermanfaat tatkala tampil di depan publik.

“Keseluruhan materi mengarahkan peserta bukan hanya paham teori saja, tapi langsung mempraktikkan gaya komunikasinya,” ujar Rindi.

Selain Dian Ayuningtyas, ToT juga diisi oleh Iwan Doa Sempena, dosen, aktivis dan fasilitator Dinas Sosial Aceh Barat.

ToT yang diadakan selama dua hari dua malam itu bertujuan untuk mengasah skill dan meningkatkan kualitas trainer BCS dalam menyampaikan materi pelatihan. BCS merupakan lembaga pendidikan literasi dan media kreatif pertama di Barat Selatan Aceh, yang beralamat di Meulaboh Aceh Barat.

Selama ini, BCS konsen melatih generasi muda Aceh Barat dalam bidang penulisan kreatif; jurnalistik dan sastra, fotografi, videografi, desain media kreatif dan public speaking. Dalam waktu dekat, trainer BCS akan melatih anak-anak panti asuhan di Aceh Barat.[]

 

Editor: Nurkhalis

Tags: , , , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan