Hari Ini Menristekdikti Tanam Pisang di UTU

Hari Ini Menristekdikti Tanam Pisang di UTU
Menristekdikti Mohammad Nasir/OKberita

MEULABOH– Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Dikti RI, Mohammad Nasir, hari ini, Minggu, 5 November 2017, diagendakan akan berkunjung ke Universitas Teuku Umar (UTU) di Alue Penyareng Meulaboh Aceh Barat.

Kedatangan Menristekdikti ke kampus yang dinegerikan tahun 2014 ini, kuliah umum dan penanaman perdana koleksi pisang dunia dan padi.

Rektor UTU Jasman J Ma’ruf mengatakan, penanaman perdana koleksi pisang dunia dan padi akan dilakukan di atas lahan seluas tiga hektar di komplek Universitas Teuku Umar (UTU) dengan menggunakan metode surjan.

Penanaman dimaksud fokus pada science edukasi dengan pengembangan keilmuan sesuai dengan visi misi UTU agro and marine industry.

Ketua University FAM, Iwandikasyah menjelaskan, koleksi pisang dunia yang akan ditanam tersebut meliputi pisang abin, pisang ambon, pisang ayam/raja, pisang ayuw, pisang banten, pisang bawean/taloen, pisang bawen/tanduk, pisang benggala, pisang berat, pisang berat hitam, pisang bu, pisang dua jantong, pisang elang/kleung.

Pisang kapal, pisang kawi, pisang kapas, pisang kapok, pisang kapok abu, pisang keudidi, pisang layoh, pisang mas, pisang merah, pisang panah/nangka, pisang raja, pisang seribu, pisang susu, pisang termon, pisang uli/ketan, pisang uwak/monyet dan pisang uwi.

“Sedangkan jenis padi yang akan ditanam bermacam varietasnya, ada yang umur panen 3-4 bulan, ada berumur 5-6 bulan, ada berumur panen 7-8 bulan dan bahkan ada yang tidak ada umur panen,” jelasnya.

Varietas padi yang berumur 3-4 bulan panen mencapai 36 jenis yang berasal dari Kabupaten Aceh Jaya, Simeulue, Nagan Raya dan Aceh Barat Daya. Varietas padi yang umur panen 5-6 bulan sebanyak 34 jenis dan berasal dari Aceh Jaya, Aceh Tengah dan Nagan Raya. Varirtas padi umur panen 7-8 bulan yang berjumlah 10 jenis berasal dari Aceh Barat, Simeulue. Sedangkan varietas padi yang tidak ada batas umur panen sebanyak 26 jenis yang berasal dari Aceh Tengah.[]

 

Editor: Junaidi Mulieng

Tags: , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan