Pencoblos Ganda di Aceh Barat Divonis 36 Bulan

Pencoblos Ganda di Aceh Barat Divonis 36 Bulan

Meulaboh- Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Senin, 13 Maret 2017, memvonis Darwis,  pelaku pencoblosan ganda pada Pilkada 15 Februari 2017 dengan 36 bulan penjara.

Majelis hakim yang dipimpin Muhammad Tahir, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan pencoblosan dua kali (ganda) pada pilkada.

Vonis kurungan penjara selama 36 bulan atau tiga tahun penjara tersebut sebagaimana dakwaan yang diajukan oleh JPU sesuai pasal 178 B Undang-Undang RI Nomor 10 tahun 2016, tentang perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Majelis Hakim PN Meulaboh memberikan waktu selama tiga hari kepada terdakwa untuk berpikir atau mendiskusikan dengan kuasa hukumnya “menerima atau menolak” sebelum menjawab terhadap putusan yang dibacakan dalam sidang tersebut.

Sementara itu Kuasa Hukum Darwis, Said Atah menyatakan, putusan yang dijatuhkan tersebut sangat tidak manusiawi, sebab kliennya didakwa kasus itu karena tidak menerima maksimal sosialisasi Pilkada 2017.

“Klien saya tidak menerima maksimal edukasi atau sosialisasi Pilkada 2017 sampai terjadi kekeliruan saat memberikan hak pilihnya. Kami akan banding, tapi kami juga akan melakukan kajian hukum terlebih dahulu,”sebutnya.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat, Bahagia Idris, yang turut hadir dalam persidangan itu menyampaikan, pihaknya telah melakukan upaya sosialisasi semaksimal mungkin hingga ke pelosok desa selama tahapan Pilkada berlangsung.

Putusan PN Meulaboh terhadap kasus tersebut merupakan upaya penegakan hukum sebagai proses pembelajaran bagi seluruh masyarakat, agar dapat menggunakan hak pilihnya sesuai aturan dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia. [antara]

Tags: , , ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan